Flu Babi

Flu babi, flu yang pada awlnya memang masih asing di telinga kita, mengingat pada waktu itu yang sedang marak adalah flu burung. Tetapi tahukah anda bahwa flu babi telah ada sebelum Indonesia merdeka, yaitu pada tahun 1918. Berikut mengenai sejarah flu babi.

[1] 1918

Flu babi H1N1 ditemukan di Amerika Tengah Bagian utara, Hongaria, dan Cina. Menyebabkan pandemi pada manusia, dan mengakibatkan kematian 20-40 juta jiwa.

[2] 1930

Para ahli mengambil virus flu dari babi. Prototipe klasik strain flu babi H1N1 ditularkan/dijangkitkan secara eksperimen kepada babi.

[3] 1941

Dikenali di Eropa dan menghilang

[4]1970

Penularan virus H3N2 dari manusia ke babi. Muncul virus H3N2 mirip flu burung pada babi di Asia.

[5]1976

Virus H1N1 klasik muncul kembali pada babi di Eropa.

[6]1979

Kemunculan semua virus H1N1 dari burung ke babi. Dapat dibedakan secara antigenik dari strain klasik. Masih beredar sampai tahun 2002

[7]1984

Rekombinasi antara H3N2 dari manusia dan H1N1 dari burung pada babi menghasilkan pencampuran virus H3N2 dengan bagian-bagian gen internal burung. Strain H3N2 awalnya diasosiasikan dengan penyakit pernapasan. Masih beredar sampai tahun 2002.

[8]1986

Virus klasik H1N1 muncul kembali di Inggris, mirip dengan virus klasik H1n1 di benua Eropa.

[9] 1987

Pencampuran virus H3N2 diasosiasikan dengan penyakit pernapasan di Inggris. Berkaitan dengan A/Port Chalmers/73 (H3N2)

Sungguh menyeramkan sekali ya, apalagi flu babi itu menularnya melalui babi ke manusia dan langsung ke manusia lagi. Sangat berbeda dengan flu burung yang menularnya dari unggas ke manusia. Jadi intinya penularan flu babi sangat sulit untuk di tekan penyebarannya, karena sangatlah cepat. Tapi kitapun dapat mewaspadai dengan menggunakan masker dan hidup sehat. Selain menggunakan masker dan hidup sehat kitapun perlu mengetahui gejala-gejalanya, berikut gejala-gejala terinfeksi flu babi.

1. Sistemik: Demam

2. Psikologis: Kelesuan, kurang nafsu makan

3.Nasofaring:Hidung berlendir, sakit tenggorokan

4.Pernapasan:Batuk

5. Lambung: Mual, muntah-muntah

6.Usus: Diare

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.